DAN, LUKA ITU...
DAN, LUKA ITU...
Oleh: Winaria Lubis
Dan, luka itu...
Kini akan menganga lagi.
Akan terlintas dan membekas.
Akan menguras derai lara.
Akan menuai isakku.
segenap perasaan dan pikiran.
Karena kematianmu saat
semua orang merayakan
kemenangannya.
Saat takbir menggema
menggaungkan kebesaran nama-NYA...
Kasiiiihh...
Tak ingin ku menangisi
semua masa lalu dan kenangannya.
Tapi, aku tak mampu...
Dirimu terlalu indah
bila aku ingin melupakan.
Laksana cahaya terang
dalam gulita tak berlentera.
Kau begitu berarti...
Sayaaangku...
Walau aku terpuruk
dan tenggelam dalam nelangsa yang teramat dalam.
Kau tetap terukir dalam tiap untaian doaku.
Karena untukmu ada asa
yang kutitipkan pada
Sang Pemilik Keabadian.
Tidurlah sayang.
Istirahatlah dengan tenang.
Pada masanya, aku pun
pasti datang menjelang
dalam keabadian yang penuh pertanggungjawaban...
By. Cinta Dewi Kelana
Jakarta, 24 April 2022
(22 Ramadhan 1443 H)
Komentar
Posting Komentar