Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

RINDU INI MASIH TERTAHAN

  RINDU INI MASIH TERTAHAN Oleh: Winaria Lubis Jiwa meresap di guratan mega hitam... Resah memamah sendu menyesakkan... Aroma kasturi tak terasa menyedapkan... Merebah lirih di irama gemerecik hujan... Akan kemanakah angan melayang...? Sedang angkasa bermuram hitam... Pada siapa lelah akan kusandarkan...? Sedang rindu tertahan dalam jiwa yang kelam... Mengapa gundah selalu bertandang di kala sepi berteman angin malam...? Seraut wajah selalu terbayang-bayang merajut mimpi membelai tidur malam... Jika memang asmara telah terpendam, mengapa bara rasa masih tak padam...? Membakar sukma gelora kemesraan... Merintih rindu dekapan kasih sayang... Merana jiwa dalam raga kesendirian... Meratap malam diguyur hujan... Saat bulan masih terpendam di awan hitam... Melantunkan tembang gemerecik hujan... Jakarta, 19 November 2015 By: Cinta Dewi Kelana  #CintaDewiKelana (Dipindahkan ke blog ini tanggal 14 November 2021))

BICARA HATI

BICARA HATI Oleh: Winaria Lubis Tak usah tanya mengapa aku sukaimu Tak usah tanya mengapa aku sayangimu Dan kau pun tak perlu tahu mengapa cinta bisa tumbuh di hatiku. Meski tabu. Meski semua tak logika. Namun, begitulah keadaannya. Caramu Sapamu Senyummu Perhatianmu Baikmu Semua telah membius hatiku. Dan aku tak mampu berkilah atau berdalih. Seketika tersadar namun tak bisa menghindar. Salah tapi tak mampu berpaling. Aku tersirap dalam nuansamu. Hingga rindu pun mulai berbenih. Harapku bergelora untuk bisa lebih sekadar bicara hati. Namun, sampai saat ini, ketika aku mampu menepismu, Hatiku tetap menyuarakan indahmu. Biarlah dirimu hanya cerita masa lalu. Masa lalu kita, entah indah, entah salah, entah bermakna. Sementara yang kutahu, bersamamu aku pernah merasa bahagia. Entah bahagia semu, entah pun bahagia yang mengisyaratkan makna kesetiaan atau kegoyahan. Hai, dirimu. Semoga kisah kita memberi pelajaran tentang bagaimana menghargai. Tentang bagaimana ikhlas mencintai. Tentang baga...

HARI PAHLAWAN

HARI PAHLAWAN Oleh: Winaria Lubis   Pahlawan…? Mengenang apa…? Hari Pahlawan…? Apakah hari Pahlawan mampu menjadi momentum bagi bangsa ini untuk melakukan introspeksi…? Menghargai sangat tinggi warisan kemerdekaan dari para pahlawan kusuma bangsa. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.   Seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan…? Sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa. Menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. Mencapai NKRI yang sejahtera, adil, dan makmur.   Siapa pun dapat menjadi pahlawan, setiap warga Indonesia tanpa kecuali. Berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara TANPA PAMRIH. Indonesia saat ini memerlukan pemuda/i yang berjiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter, dan berkompeten. Indonesia s...

INDONESIA

INDONESIA Oleh: Winariia Lubis Indonesia tanah tumpah darahku ...  Tiga belas ribu empat ratus delapan puluh tujuh pulaumu ... Oh Nusantaraaa…! Wilayahmu terbentang sepanjang 3.977 mil... Di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik ...  Kini, setiap jejak khatulistiwamu adalah airmata ...    Minyak bumi, timah, gas alam, nikel, kayu, bauksit, tanah subur, batu bara, emas, dan perak ...  Simpanan kekayaanmu ...  Yang kini menjadi duri dalam daging ...  Karena para koruptor itu, menari-nari di atas janji dan dusta ...  Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia ...  Tetap saja Kau miskin karena Koruptor Binatang ...!!! Puiihhh ...!!!!    Anak-anak bangsa mulai melupakanmu, Indonesiaku ...  Pendidikan, ternyata tak membangkitkan semangatnya tuk cintaimu ...  Karena pendidikan, telah digandeng oleh unsur-unsur politik yang merajalela di dalamnya ...  Sehingga untukmu I...